Ajukan KPR untuk Rumah Second, Begini Caranya!

Ajukan KPR untuk Rumah Second, Begini Caranya!
Property

Namanya membeli rumah, tentunya jauh lebih sulit ketimbang kamu membeli makanan, kan? Sebab, selain harganya lebih mahal, kamu juga harus teliti dan ekstra sabar dalam menemukannya. Apalagi kalau kamu mengambil KPR rumah second. Ada banyak hal yang harus kamu perhatikan agar kamu bisa wujudkan rumah imajinasimu dari ini!

Cara KPR Rumah Second

  • Cari Rumah yang Sesuai dan Kesepakatan dengan Pihak Penjual

Hal pertama yang harus kamu lakukan dalam mengajukan KPR untuk rumah second adalah carilah rumah yang sesuai dan buat kesepakatan dengan penjual. Ingat lebih dulu untuk mengestimasikan kemampuan finansial kamu dalam membayar DP rumah sebelum menawar, Jangan sampai malah membuat kamu susah di kemudian hari.

  • Cari KPR yang Sesuai

Selanjutnya, jika kamu sudah menemukan rumah yang sesuai, lanjutkan dengan mencari bank yang memiliki KPR yang sesuai kualifikasi kamu. Kamu bisa mengajukan KPR dengan menyiapkan syarat yang diberikan pihak bank. Beberapa syarat yang harus kamu penuhi itu adalah kartu keluarga dan KTP, NPWP, surat nikah dan slip gaji 3 bulan terakhir.

Selain itu, kamu juga harus melampirkan surat keterangan kerja dan rekening koran tabungan 3 bulan terakhir. Syarat lainnya yang harus kamu siapkan adalah fotokopi sertifikat rumah, fotokopi izin mendirikan bangunan, fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir, dan surat kesepakatan jual beli rumah antara penjual dan pembeli yang ditandatangani di atas meterai.

  • Proses Penilaian

Setelah pengajuan KPR diterima, maka langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah proses penilaian. Ini dilakukan untuk menilai kelayakan debitur terhadap pinjaman yang diajukan. Proses ini biasanya dilakukan untuk mengecek kondisi finansial dan BI checking kamu. Penilaian yang dilakukan ini untuk antisipasi terhadap kredit macet.

Jika sudah, proses penilaian akan dilanjutkan dengan penilaian harga rumah. Dalam proses ini, pihak bank akan melakukan survei terhadap rumah terkait untuk mengestimasi harga., Estimasi harga inilah yang nantinya akan jadi panduan untuk menentukan plafon pinjaman yang akan diberikan pihak bank.

  • Mengurus Surat Perjanjian Kredit

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan dalam kredit rumah mudah untuk KPR rumah second ini adalah mengurus surat perjanjian kredit. Sebelum kamu menandatanganinya, jangan lupa untuk selalu mengecek isi SPK karena seluruh ketentuan dan biaya yang tertulis merupakan ketentuan yang berlaku di bawah hukum dan tak bisa diganggu gugat.

Beberapa poin yang sebaiknya kamu cek adalah suku bunga yang ditetapkan, biaya lainnya yang muncul seperti biaya provisi, biaya administrasi, biaya asuransi, biaya notaris, pajak dan lainnya. Selain itu, penalti atau denda pelunasan lebih cepat serta penentuan notaris yang akan mengurus semua dokumen pembelian rumah tersebut.

  • Proses Tanda Tangan Akad

Hal lain yang akan dilakukan setelah pengurusan surat perjanjian selesai adalah mengurus proses tanda tangan akad. Proses ini akan dilakukan dengan bantuan notaris terpilih dan kehadiran pihak terkait yakni penjual, pembeli dan bank. Untuk menyelesaikan prosesnya, maka pihak pembeli akan melakukan beberapa hal.

Di antaranya adalah melunasi biaya KPR, melunasi seluruh biaya notaris menjadi kewajiban pihak pembeli, menyiapkan dan menyerahkan dokumen serta menunggu notaris mengecek keabsahan seluruh dokumen terkait. Menghadiri akad dan menandatangani akad perjanjian di depan notaris serta mendengarkan seluruh hak dan kewajiban pihak terkait.

Hal yang Harus Diperhatikan

Namun, sebelum kamu mengajukan KPR rumah second, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini lebih dulu. Tujuannya tentu saja agar kamu tak kecewa saat mendapatkan rumah tersebut nantinya!

  • Kondisi Rumah

Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah kondisi rumah yang akan dibeli. Perhatikan kondisi rumah dan lingkungan sekitarnya. Bila kamu merasa cocok dengan segala hal yang ditawarkan rumah ini nanti, maka barulah kamu bisa ajukan pembelian.

  • Proses Pengurusan KPR

Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah proses pengurusan KPR. Ketika membeli rumah baru, kamu hanya diharuskan untuk melengkapi data diri dan data bangunan rumah saja. Sedangkan untuk rumah second agak berbeda. Kamu harus meminta salinan data bangunan kepada penjual lebih dulu.

Untuk meyakinkan pihak bank, kamu juga bisa mengajak pihak penjual untuk menemui bank ketika mengajukan permohonan KPR. Hal ini bertujuan agar pihak bank semakin paham dan yakin dengan kondisi dan situasi yang ada.

  • Pahami Proses Appraisal

Hal lainnya yang harus kamu pahami dan perhatikan sebelum pengajuan KPR rumah second adalah memahami proses appraisal. Sebab, proses ini berbeda antara KPR rumah baru dan KPR rumah second. Bank biasanya memiliki penilaian yang berbeda untuk rumah yang akan kamu ambil ini.

Seringkali, harga taksiran si penjual dan pihak bank berbeda jauh. Besaran pinjaman KPR yang akan diberikan tentunya akan berdasarkan peninjauan pihak bank dan bukan harga yang sudah kamu sepakati dengan pihak penjual. Jadi, ketika terjadi situasi di mana kisaran harga taksiran berbeda terlalu jauh, maka kamu harus menutupi selisih harga dengan uang sendiri.

  • Pembayaran Uang Muka

Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah pembayaran uang muka. Pembayaran uang muka ini umumnya ditentukan oleh perjanjian antara pihak bank, pembeli dan penjual dan tidak selalu mengikuti aturan pihak bank. Umumnya, metode yang dipilih adalah pembeli membayarkan uang muka pada bank dan bank yang akan membayar ke penjual.

Dengan memahami bagaimana cara kerja pembelian rumah second dengan KPR, kamu bisa dapatkan rumah impianmu dengan lebih mudah. Kamu bisa lakukan desain rumah yang bikin relax sendiri dari rumah second yang sudah ada dan dapatkan rumah impianmu!

shares